Sabtu, 21 Desember 2013

LUKA HATI

Beginilah hidupku,
Memiliki tapi tak seperti memiliki,
Memiliki tapi tak bisa memeluk,
Memiliki tapi tak bisa mengecup,
Memiliki tapi tak bisa mengatakan bahwa aku menyayangimu,
Memiliki tapi tak bisa mengungkapkan betapa berharganya engkau untukku,
Karena engkau lebih menyenangi apa yang tak kupunya,
Karena engkau amat menghargai apa yang tak kumiliki,
Tolong lihat aku di sini,
Karena aku pun salah satu bentuk karuniaNya untukmu,
Apa engkau tahu??
Selama ini aku berjalan tanpa rasa percaya diri,
Karena engkau tak menyukai bahkan mengutuki keberadaanku di sini,
Mungkin engkau tak menyadari renggutan itu membekas di hati hingga kini,
Dan menjadi penyebab luka di sana sini,
Adakah ini salahku?
Maaf, tapi sebelumnya tak pernah kuberkeinginan hadir dalam kehidupanmu,
Apakah aku masih bisa mempercayai orang lain, sedang engkau sendiri tak bisa kupercaya?
Terlabih mengenai selamat atau tidaknya kukelak,
Ya mungkin luka itu yang membuatku trauma dan tak percaya pada sesama,
Maafkan aku....
Yang tak mampu memenuhi segala keinginanmu, karena aku pun tak memiliki kuasa untuk mencukupi kebutuhanku sendiri,
Aku tak percaya lagi ada yang tulus selain Tuhanku,
Karena hanya Dia Dzat yang menciptakanku,
Karena hanya Dia Dzat yang mencukupi kebutuhanku,
Karena hanya Dia Dzat yang tak pernah bosan mengurusku,
Karna hanya Dia Dzat yang tak pernah letih membersamaiku,
Karena hanya Dia Dzat yang membuatku tertawa dan menangis,
Karena hanya Dia Dzat yang selalu  bergembira mendengar ceritaku,

Tuhanku....
Dia tak menerimaku,
Maka ampuni dia dan ampunilah juga aku.

PERGILAH

Aku ini hanya sampah,
Yang berjalan tanpa kepercaya dirian,
Lantas apa yang engkau harapkan?

Aku hanyalah seongok jiwa busuk
yang penuh dengan tabiat buruk,
Apa lagi yang engkau inginkan?

Bagaimana aku bisa melengkapi jika aku sendiri memiliki luka di sana sini yg belum kututupi, apakah engkau mengrti??

Pergirah....!!
Karena masih banyak orang-orang yang lebih baik dariku

Kamis, 12 Desember 2013

KEKASIH AR-RAHMAN

Sebelumnya aku berpikir enak sekali jika menjadi kekasihNya,
Menjadi pribadi yang terjaga hingga dijamin pula masuk surga,
Ah..ternyata itu hanya sangkaan menyesatkan belaka,
Karena setelah kususuri kisah mereka,
Para kekasih Ar-Rahman itu tidak ada yang hidup dengan mudahnya,
Cobaan mereka lebih menyakitkan daripada yang kuterima,
Maka tak pantaslah bagiku berpututus asa bahkan mengeluh karena cobaan yang diberikanNya,
Ya, merekalah teladan sepanjang masa,
Yang kisahnya bertebaran dalam kitabNya,
Mereka adalah obat bagi hati yang luka,
Dan juga sebagai penguat bagi pribadi-pribadi yang berkenan mengambil pelajaran darinya.

Rabu, 11 Desember 2013

LELAKI

Sebagai perempuan aku selalu bertanya pada diriku sendiri,
Adakah seorang lelaki sepertinya yang tertakdir tuk mendampingi?
Meski tidak menyerupai minimalnya berusaha meneladani,
Ah....alangkah diri ini terlalu jauh bermimpi,
Harusnya kutanya pada diriku sendiri sebelumnya,
Adakah aku setara dengan Khadijah,
A'isyah, Hafsah atau istri-istri lainnya hingga kuberani mengharap orang sepertinya?
Hai lelaki, bukanku tak meyakini masih adanya engkau yang meneladani,
Hanya saja terkadang keraguan datang menemui,
Setiap kali melihat sosok-sosok lelaki yang kujumpai,
Timbul tanya dalam hati,
Benarkah seperti ini cara mereka meneladani?
Karena yang kutemui sungguhlah bertolak belakang dengan yang kuketahui,
Tidak, itu tidak benar!
Dia tidak pernah mencontohkan perbuatan yang tidak terhormat seperti itu,
Hai lelaki, apakah engkau tidak mengetahui sebelumnya bagaimana dia memberikan teladan yang baik untukmu?
Hai lelaki, apakah engkau tidak mengetahui betapa ia sangat mengkhawatirkanmu hingga hembusan nafas terakhirnya?
Sekarang katakanlah, apakah engkau tahu atau memang sengaja tidak ingin tahu?

SECANGKIR AIR DARI TELAGA AL-KAUTSAR

Seorang lelaki tengah berdiri di tepi telaga itu,
Tampaknya ia sedang menanti orang yang dirindukannya,
Jika dilihat dari parasnya yang rupawan dan bercahaya, terlihat ia bukanlah orang biasa,
Karena belum pernah kulihat wajah bersinar seperti itu sebelumnya,
Dia tersenyum melihat kedatangan kami,
Dalam hatiku bertanya "Apakah aku juga termasuk orang yang dinantinya?"
Dia melambaikan tangan sambil tersenyum, seraya berkata "Marhabban ayyuhal insaan, silahkan mendekat dan silahkan minum."
Di telaga itu bertebar cangkir kemilau sebanyak bilangan bintang gemintang,
Airnya menebar wangi yang lebih harum dari kasturi,
Rasanya lebih lembut dari susu,
Dan lebih manis dari madu,
Kucoba meneguk kembali air itu,
Namun tiba-tiba ada yang merampas cangkirku dan menyeretku sambil berkata
"Tempatmu bukanlah di sini!!!
Tapi di sana di neraka!!!
Di sana telah menunggu siksa bagimu dan jamuanmu ialah air mendidih, nanah, dan zakkum!!! Itulah balasan bagi pendosa sepertimu!!!"
Ia berdiam sejenak, melihatku dihalau dari telaganya,
Lalu dia berbicara penuh cinta dengan mata berkaca-kaca,
"Ya Rabbi..." serunya sendu
"Mereka bagian dariku, mereka umatku!"
Tetapi ada suara yang menjawab,
"Engkau tak tahu apa yang mereka lakukan sepeninggalmu!!"
Maka celakalah aku..

#DDU

Senin, 09 Desember 2013

SAHABAT

Kemari...
Mendekatlah sahabatku,
Karena ada yang ingin kubisikkan kepadamu,

Dengarlah...

Maafkan aku sahabatku,
Yang tak bisa menjadi sahabat yg baik untukmu,
Maafkan aku sahabatku,
Yang selalu membuatmu kesal padaku,
Maafkan aku sahabatku,
Yang karena kebodohanku hinggaku mendzalimimu,
Maafkan aku sahabatku...maafkan aku....

Dan jika engkau dapatiku sedang dalam kelalaian,
Maka ingatkanlah aku...
Jika engkau dapatiku sedang melakukan sesuatu yang menyalahi ucapanku sendiri,
Maka tegurlah aku...
Jika engkau mendapatiku sedang berbuat dzalim baik pada sesama maupun pada Tuhan kita,
Maka peringatkanlah aku, jika itu masih tidak bisa hardiklah atau pukul sajalah aku...!!!

Karena terkadang gemerlapnya dunia menyilaukan mataku...
Terkadang maksiat yang dibungkus ketidaktahuan tentangnya lebih menggodaku...
Terkadang pula semut di sebrang lautan itu lebih menyita perhatianku...

Terima kasih sahabatku,
Atas semua yang engkau berikan,
Atas waktu yang engkau luangkan,
Atas kesediaan tuk mendengarkan,
Atas keberanian untuk membenarkan,
Atas alasan untuk menguatkan

Tuhanku..., terima kasih
Engkau telah karuniakanku
sahabat yang bersedia menerimaku,
Meski dia menyadari banyaknya kekuranganku,
Lantas dia tidak menjauhiku maupun membeberkan aibku,

Terima kasih pula karena Engkau telah menjadikannya bagian dariku dan aku menjadi bagian darinya...

Salam sayangku untukmu selalu sahabatku ^_^

BODOH

Aku tenggelam dalam lautan nikmatMu bukan menyelam,
Aku terhanyut dalam arus kehidupan duniaMu yang merendahkan,
Aku tertipu oleh janji-janji semu yang dibisikkan setan,
Yang menyebabkabku tersungkur di lembah kehinaan.

Oh Tuhan...
Masihkah Engkau berkenan mengampuni semua kesalahan yang kulakukan???

Minggu, 08 Desember 2013

RAQIB-ATID

Hai Atid, berapa banyakkah engkau menulis amal burukku hari ini?
Hai Raqib, adakah kebajikan yang engkau temui ada padaku hari ini?

Hai Atid, apakah Tuhanku marah padaku karena banyaknya keburukan-keburukan yang kulakukan hari ini?
Hai Raqib, jika ada kebajikan yang engkau temui adakah diterima walaupun itu hanya sedikit oleh Tuhanku Yang Maha Pengasih hari ini?

Tuhanku, memang benar adanya bahwa keburukanku lebih mendominasi, lebih membumi, lebih membumbung tinggi dari kebajikanku... Ku akui pula ketidak berdayaanku,
kedhalimanku, kebodohanku
Maka dari itu ampunilah aku
Karena hanya Engkaulah sebaik-baik pengampun
Karena tak pernah kutemui adanya Tuhan yang lebih Pengasih selain Engkau...
Dan tak pernah pula kudapati adanya Tuhan yang lebih Pemurah selain Engkau...

Sabtu, 07 Desember 2013

DOSA

Bukan hanya cinta yang menyesakkan dada,
Tetapi dosa juga,
Ia terjelma sebagai takut yang menyergap dari segala penjuru,
Tinggalkan kekhawatiran kan ditimpakannya azab kala itu,

Bila kasih rindu ingin jumpa,
Tetapi dosa tidak,
Seorang pendosa tak harapkan jumpa Tuhannya,
Karena yakin pada nerakalah dia kan diarak

Selasa, 03 Desember 2013

TAKUTKU

Setiap kali kudengar lantunan ayat-ayat cintaMu,
Jiwaku tertunduk malu,
Tubuhku terkulai lesu,
Mereka tercekat dalam takut pada keMaha BesaranMu,
Mereka merintih...memohon ampun kepadaMu,
"Tuhanku ampunilah aku...
atas dosa yang telah lalu...
atas dosa yang tak kenal waktu...
Sungguh Engkau tak pernah mendzalimiku,
melainkan perbuatanku sendirilah yang merugikanku selalu."

Minggu, 01 Desember 2013

CINTA DI ATAS CINTA

Ada kepedihan yang tak terkata,
Saatku diminta untuk melupakan,
Sejuta asa berubah jadi kecewa,
Saatku diperintah untuk meninggalkan,

Begitu beratnya rasa,
Dan perih yang tak terkira,
Membuatku lupa adanya cinta di atas cinta,

Cinta yang tulus,
Cinta yang lebih dekat jika didekati,
Cinta yang utuh,
Cinta yang tak pernah menukar maupun mengurangi,

Tiada yang salah dengan titahNya,
Karena Dia-lah Yang Maha Pemurah,
Tiada yang keliru dengan petunjukNya,
Karena Dia Yang Maha Tahu

Jumat, 29 November 2013

AKAL DAN NAFSU

Tuhanku melebihkan akal atas penciptaanku,
Dengannya Dia menuntunku,
Dan dengannya Dia menunjukan yang baik dan buruk padaku,
Tuhanku menyempurnakan penciptaannya dengan memberiku nafsu,
Tapi dengannya aku menjadi orang dungu,
Menjadi mahluk yang tertipu oleh dunia yang semu.

Aku dan mahlukMu yang lain

Kulihat langit biru membentang,
Sinar mentari di ufuk timur terang benderang,
Dan kusaksikan bumi pun tumbuh berkembang,
Sekawanan burung kian kemari terbang melayang,
Mereka bagian mahlukMu yang tak pernah luput memujiMu Tuhan Yang Maha Penyayang,

Lain denganku (manusia) yang berdiri di bumiMu dengan angkuhnya,
Yang tak punya malu atas dosa yang telah dilakukannya,
Yang tak punya waktu untuk sekedar berterima kasih atas apa yang telah didapatnya,
Yang tak punya tempat di dalam hati untuk Tuhan yang telah menciptakannya,

Duhai diri adakah nikmat Tuhanmu yang tidak engkau cicipi?
Duhai diri adakah kasihNya yang tak engkau rasai?
Lantas kenapakah gerangan engkau masih enggan mensyukuri?

Selasa, 26 November 2013

RASULULLAH

Ada yang tertahan di dalam dada,
Kerinduan ingin jumpa,
Setiap kali sirahmu kubaca,
Berlinanglah air mata,

Cinta ini...
Bukanlah cinta pada pandangan pertama,
Cinta ini...
Merupakan hasil upaya,
Atas seruan Tuhanmu untuk mencinta,

Ya Rasulullah...
Inilah kami umatmu yang mengaku-ngaku umatmu saja,
Yang hanya menganggap sirahmu sebagai dongeng pengantar tidur belaka,

Ya Rasulullah...
Masih pantaskah bagi kami mendapat pengakuan sebagai umatmu?
Masih pantaskah bagi kami mendapat syafa'at darimu?

RAMADHAN

Aku tidak tahu seberapa lama lagi usiaku di dunia ini,
Aku juga tidak tahu apakah aku masih bisa menjumpaimu atau tidak dilain waktu,
Maafkan aku yang tak menghiraukan kedatanganmu,
Yang tak sempat menjamu tamu agung sepertimu,
Sekarang aku dapatkan akibat serta penyesalannya itu,
Hatiku gamang mengkhawatirkan bulan-bulan selanjutnya setelah kepergianmu,
Aku menyesal telah menyiakan waktu berhargamu,
Dan bagaimana bisa setelah engkau berlalu....
Aku mengharapkanmu kembali menemaniku sepanjang waktu,
Sedang kala engkau bersamaku tak sedikitpun aku memperhatikanmu,
Engkau adalah sebentuk cintaNya untukku,
Yang dihadirkan untuk memperbaiki serta menambah perbekalanku,
Sungguh aku kehilangan berkah itu,
Ramadhan..ramadhan...ramadhanku telah berlalu,
Aku tahu dia pun menangis mengadu pada Tuhannya atas perlakuanku,
Tuhanku maafkan aku yang telah menyia-nyiakan cintaMu yang begitu besar untukku,
Maafkan aku.....

Ke Agungan-Nya

Kekasihku...
Lihatlah mentari bersinar dengan terangnya
Awan pun berarak membersamai terbitnya
Tirai kegelapan mulai tersibak oleh pancaran sinarnya
Serempak semesta bertasbih memuji ke-AgunganNya

Kekasihku dengarlah...
Dia menciptakan segala sesuatu berpasangan
Ada siang dan malam
Ada laki-laki dan perempuan
Serta segala sesuatu yang kita temui dalam kehidupan
Semuanya tertanda ke-Maha BesaranNya dalam menciptakan