Rabu, 11 Desember 2013

LELAKI

Sebagai perempuan aku selalu bertanya pada diriku sendiri,
Adakah seorang lelaki sepertinya yang tertakdir tuk mendampingi?
Meski tidak menyerupai minimalnya berusaha meneladani,
Ah....alangkah diri ini terlalu jauh bermimpi,
Harusnya kutanya pada diriku sendiri sebelumnya,
Adakah aku setara dengan Khadijah,
A'isyah, Hafsah atau istri-istri lainnya hingga kuberani mengharap orang sepertinya?
Hai lelaki, bukanku tak meyakini masih adanya engkau yang meneladani,
Hanya saja terkadang keraguan datang menemui,
Setiap kali melihat sosok-sosok lelaki yang kujumpai,
Timbul tanya dalam hati,
Benarkah seperti ini cara mereka meneladani?
Karena yang kutemui sungguhlah bertolak belakang dengan yang kuketahui,
Tidak, itu tidak benar!
Dia tidak pernah mencontohkan perbuatan yang tidak terhormat seperti itu,
Hai lelaki, apakah engkau tidak mengetahui sebelumnya bagaimana dia memberikan teladan yang baik untukmu?
Hai lelaki, apakah engkau tidak mengetahui betapa ia sangat mengkhawatirkanmu hingga hembusan nafas terakhirnya?
Sekarang katakanlah, apakah engkau tahu atau memang sengaja tidak ingin tahu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar